Sabtu , 28 Mei 2022
Home / Nasional / Polisi Pastikan Kecelakaan Maut Balikpapan Murni Salah Sopir

Polisi Pastikan Kecelakaan Maut Balikpapan Murni Salah Sopir

BALIKPAPAN
Detik-detik saat truk kontainer menghantam semua kendaraan yang sedang antre lampu merah. FOTO: SC CCTV

 

BALIKPAPAN, rakyatbengkulu.com – Sopir truk kontainer dipastikan menjadi pemicu terjadinya insiden kecelakaan maut Simpang Rapak Balikpapan Kalimantan Timur, Jumat (21/1) lalu.

Dalam kecelakaan tersebut truk kontainer menabrak sejumlah kendaraan yang sedang berhenti menunggu lampu merah di traffic light Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur.

BACA JUGA: Duka Balikpapan 13 Detik Tewaskan 4 Orang

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangan persnya. “Kejadian ini murni pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi truknya,” ujar Yusuf kepada wartawan, Sabtu (22/1).

Yusuf menuturkan, si sopir truk seharusnya tidak diizinkan lewat Simpang Rapak, Balikpapan. Hal ini karena adanya Peraturan Wali Kota (Perwali) Balikpapan yang melarang truk melintas di lokasi kejadian pada jam kerja atau jam sibuk.

“Jadi  memang ada peraturan Wali Kota Balikpapan di sana bahwasanya angkutan alat berat itu tidak boleh lewat situ setiap hari dari jam 06.00 WIB sampai 21.00 WIB,” katanya.

Menurut Yusuf, si pengemudi truk tidak menghiraukan aturan Perwali tersebut. Alasan si sopir karena dia mengirimkan barang agar cepat sampai ke lokasi.

“Karena dia ingin cepat sampai di tempat tujuan, harusnya dia memutar dan tidak boleh lewat situ (Simpang Rapak-Red),” ungkapnya.

BACA JUGA: Terkena Limbah Tol, Minta Ganti Rugi, Warga Datangi HKI

Diketahui, truk kontainer dengan nomor polisi KT-8534-AJ yang dikendarai M Ali, semula melaju dari arah Jalan Pulau Balang Km 13, Karang Joang, Balikpapan Utara dengan mengangkut 20 ton kapur pembersih air.

Barang itu tersimpan dalam 20 kontainer yang diangkut oleh truk.

Turun Porselening

Muatan itu hendak diantar ke Kampung Baru Balikpapan Barat. Menurutnya, sopir truk sempat mengurangi porseneling dari 4 ke tiga di depan Rajawali Foto km 0,5 jalur tersebut.

Hanya saja, kendaraan terus melaju akibat rem yang tak berfungsi dengan baik saat melintas. Truk pun menghantam belasan kendaraan yang terhenti karena menunggu lampu merah.

Adapun dari kecelakaan maut tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia, sebanyak 30 orang mengalami luka-luka akibat peristiwa nahas ini. (*/jawapos)

Berita Lainnya

PWI sukses

Pemprov Sulsel Segel Paksa Aset PWI Sulsel

  MAKASSAR, rakyatbengkulu.com — Penertiban aset Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel oleh Pemprov Sulsel terkesan …

%d blogger menyukai ini: