Jumat , 27 Mei 2022
Home / Inspiring / Polisi Dermawan, Sisihkan Uang Gaji Demi Bantu Mesin Jahit Warga Binaan 

Polisi Dermawan, Sisihkan Uang Gaji Demi Bantu Mesin Jahit Warga Binaan 

Iptu Nyarna yang merupakan anggota SDM Polda Bengkulu memberikan bantuan berupa mesin jahit dan alat konveksi untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ada di Lapas Kelas IIA Bengkulu. (Foto: Febi/rakyatbengkulu.com)

 

BENGKULU, rakyatbengkulu.com – Polisi dermawan ini rela sisihkan uang gaji demi bantu membelikan mesin jahit dan alat konveksi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Ia adalah Iptu Nyarna, yang merupakan anggota SDM Polda Bengkulu.

Tak sedikit WBP setelah terbebas menjalani hukuman kembali tersandung perkara dan melakukan kesalahan terdahulu. Hal ini lantaran masih sedikitnya WBP yang memiliki skill atau keterampilan yang menjadi bekal saat kembali ke lingkungan masyarakat.

Mendukung hal tersebut Iptu Nyarna yang merupakan anggota SDM Polda Bengkulu memberikan bantuan berupa mesin jahit dan alat konveksi untuk WBP yang ada di Lapas Kelas IIA Bengkulu. Bantuan tersebut merupakan hasil menabung dari menyisihkan sisa gaji miliknya selama setahun terakhir.

Bantuan ini sebagai wujud kepedulian guna mengasah keterampilan bagi WBP agar memiliki skill atau keterampilan untuk membuka lapangan kerja atau usaha, perlu dibekali keterampilan sesuai dengan minat dan kemampuan yang dimiliki.

BACA JUGA: Tersangka Penipuan Rp 1 Miliar, Mantan Kadis PUPR Masih Wajib Lapor

“Bahwa ini panggilan hati, saya banyak teman-teman yang masuk (penjara, red) namun saat keluar kembali melakukan kesalahan lagi. Saya tanya kenapa? Karena jawabannya tidak punya skill. Maka ini panggilan hati, semoga saya sisihkan sedikit gaji saya ini supaya bisa membantu mereka. Semoga ini bisa mengurangi beban negara, yang tadinya kembali berulah atau maling. WBP ini kembali produktif,” sampainya, Selasa Februari 2022.

 

Peduli WBP

Lanjutnya, pemberian bantuan ini dengan harapan WBP yang telah kembali ke masyarakatan memiliki keterampilan dan tidak mengulangi kesalahan yang pernah dibuat sebelumnya.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Bengkulu, Ade Kusmanto mendukung baik bantuan yang diberikan oleh Iptu. Nyarna tersebut. Dirinya berharap kegiatan serupa terus dilakukan oleh pihak lain sebagai bentuk kepedulian terhadap WBP.

BACA JUGA: OTT Lagi, Libatkan Oknum LSM dan Kades, Ada Bocah Perempuan di Dalamnya

“Tentunya binaan ini tidak hanya dilakukan oleh Lapas. Dengan adanya kepedulian ini, kita pribadi ucapan terima kasih atas bantuan yang dilakukan oleh Iptu. Nyarna yang telah menyisihkan gajinya untuk memberikan alat-alat guna mengasah keterampilan bagi WBP. Bantuan ini akan kita kelola dengan baik dan kita manfaatkan dengan maksimal untuk warga binaan,” sampainya. (tok)

Berita Lainnya

Tertipu Order Bahan Kebaya, Pengusaha Butik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Akibat menjadi korban penipuan, pengusaha butik pakaian khusus kebaya di Kota Bengkulu mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Ini dialami korban MR (39) warga Kelurahan Bentiring Permai, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.

%d blogger menyukai ini: