Jumat , 27 Mei 2022
Home / Berita Utama / Parsadaan Harahap, Orang Bengkulu Pertama di KPU RI Dilantik Presiden

Parsadaan Harahap, Orang Bengkulu Pertama di KPU RI Dilantik Presiden

Persadaan Harahap memperkenalkan diri usai pelantikan sebagai komisioner KPU RI. (Foto: ist/rakyatbengkulu.com)

 

BENGKULU, rakyatbengkulu.com – Nama Parsadaan Harahap mungkin tidak asing bagi masyarakat Bengkulu.

Kini namanya menasional.

Nama Parsadaan Harapan, disebutkan kembali dalam pelantikan penyelenggara Pemilu di Indonesia.

Ia dilantik bersama tujuh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) periode 2022-2027 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/4).

Acara pelantikan, disiarkan secara langsung dari YouTube Sekretariat Presiden.

BACA JUGA: Terpilih jadi Anggota KPU RI, Parsadaan: “Yakusa”

Dalam sejarahnya, nama Persadaan Harahap merupakan orang Bengkulu pertama yang dilantik sebagai komisioner KPU Republik Indonesia.

Pelantikan ini sesuai dengan Keputusan Presiden yang dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara.

Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 34 B Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Bawaslu.

Serta tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Komisi Pemilihan Umum.

Ketujuh Komisioner KPU RI masa jabatan 2022-2027 yang baru dilantik itu yakni: Hasyim Asy’ari, Mochamad Afifuddin, Betty Epsilon Idroos, Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat , Idham Holik, serta August Mellaz.

 

Berikut susunan komisoner KPU Republik Indonesia Periode 2022-2027:

Ketua : Hasyim Asy’ari
Data : August Mellaz
Parmas : Betty E. Idroos
Teknis : Idham Holik
SDM : Yulianto Sudrajat
Hukum : M. Afifudin
Perencanaan : Parsadaan Harahap

Usai pelantikan dalam wawancaranya, komisioner KPU RI dari Bengkulu yang juga merupakan Alumni HMI dan mantan anggota KPU dan Bawaslu Provinsi Bengkulu ini menyampaikan harapannya.

Ia berharap pada penyelenggaraan Pemilu 2024 ini bisa berjalan dengan sesuai tahapan.

“Harapannya, kita akan mengelola tahapan-tahapan Pemilu 2024. Sedikit berbeda di mana Pemilu yang serentak dengan pemilihan presiden, legislatif dan kepala daerah,” ungkap Parsadaan.

Ditegaskannya, komisioner KPU akan fokus bekerja sesuai dengan aturan dan regulasi.

“Kita fokus bekerja. Tahapan sudah ditetapkan pada bulan Februari 2022 lalu,” ujarnya.

 

Sepak Terjang

Parsadaan merupakan salah satu dari tujuh anggota KPU terpilih periode 2022-2027.

Ia lahir di Medan 1 Juli 1972. Memiliki banyak pengalaman, dari organisasi kemahasiswaan.

Organisasi kepemudaan dan bahkan pengalaman penyelenggara Pemilu baik sebagai KPU Provinsi Bengkulu, atau di Bawaslu Provinsi Bengkulu.

Ia mengenyam pendidikan sarjana pada program studi Agronomi, di Universitas Bengkulu dan dinyatakan lulus pada 1999.

Kemudian, melanjutkan pendidikan magister di bidang ilmu administrasi, Universitas Bengkulu dan dinyatakan lulus pada 2011.

Selama berkuliah, ia aktif mengikuti sejumlah organisasi.

Diantaranya, ketua umum Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi Universitas Bengkulu periode 1955-1996.

Kemudian, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Bengkulu periode 1996-1997, dan wakil sekretaris jenderal Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) 1999-2001.

BACA JUGA: Tolak Buka Big Data Terkait Penundaan Pemilu, Luhut: “Apa Salah?”

Sebagai Alumni HMI, juga duduk sebagai Presidium MW KAHMI Bengkulu periode 2016-2021.

Selain itu, dalam organisasi kepemudaan juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bengkulu periode 2001-2005.

Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat KNPI periode 2005-2008, dan Ketua Dewan Pengurus KNPI 2008-2011.

Sebagai penyelenggara Pemilu, pengalaman dimulai sejak tahun 2003.

Selama hampir 10 tahun ia menjabat sebagai Komisioner KPU Provinsi Bengkulu yakni periode 2003-2008 dan 2008-2012.

Pada 2011-2013, Parsadaan bahkan menjabat sebagai ketua KPU Provinsi Bengkulu.

Baca Selanjutnya>>>

Berita Lainnya

Tertipu Order Bahan Kebaya, Pengusaha Butik Rugi Puluhan Juta Rupiah

Akibat menjadi korban penipuan, pengusaha butik pakaian khusus kebaya di Kota Bengkulu mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Ini dialami korban MR (39) warga Kelurahan Bentiring Permai, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu.