Sabtu , 28 Mei 2022
Home / Metropolis / Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Meri Sasdi

BENGKULU, rakyatbengkulu.com – Perpustakaan berperan memfasilitasi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan suatu pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu, H. Meri Sasdi, M.Pd menyatakan, transformasi ini bertujuan terciptanya masyarakat melalui layanan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Hal ini disampaikan saat pebukaan Bimbingan Teknis transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dengan tema Strategis Pengembangan Perpustakaan, Teknologi Informasi dan Komunikasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang digelar di Hotel Mercure, Rabu (12/5).

Bimbingan teknis ini digelar Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Provinsi Bengkulu dengan narasumber dari Perpustakaan Nasional.

Dalam mendorong Transformasi tersebut, Dinas Perpustakaan terus sosialisasikan dan memberikan pendampingan kepada perpustkawan, sehingga pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) bisa berjalan dengan baik dan sesuai harapan Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah dan Perpustakaan Nasional.

“Harapan kami, transformasi perpustakaan berbasis inklusi Sosial bisa berjalan dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubenur Bengkulu. Salah satunya mencerdaskan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Meri.

Selain itu, transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial juga menjadi konsep literasi untuk kesejahteraan yakni perpustakaan berbasis inklusi sosial tumpuannya ada di perpustakaan desa dan kelurahan yang menjadi pusat kegiatan, penggalian potensi yang ada di desa.

“ Disini peran Perpustakaan bukan hanya tempat baca saja , namun menjadi pusat kegiatan dan sumber informasi dalam pengembangan potensi desa/kelurahan dengan tujuan kesejahteraan,” pungkas Meri. (gik/prw)

Berita Lainnya

Handphone Teman Dijual di Forum Jual Beli, Dua Pemuda Diamankan

Dua sekawan berinisial JD (18) warga Kecamatan Teluk Segara dan PP (19) warga Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu diamankan Satreskrim Polres Bengkulu. Ini lantaran kedua pemuda tersebut sampai hati telah melakukan penggelapan satu unit handphone milik rekannya sendiri.

%d blogger menyukai ini: