Jumat , 3 Februari 2023
Home / Bengkulu Raya / Bayi Lahir Tanpa Dinding Perut Butuh Bantuan, Dirujuk ke Palembang

Bayi Lahir Tanpa Dinding Perut Butuh Bantuan, Dirujuk ke Palembang

Fitri anak dari pasangan Arzon dan Hepi warga Desa Air Pikat Kecamatan Bermani Ulu yang lahir tanpa dinding perut dan membutuhkan bantuan biaya untuk operasi di Palembang. foto: dok rb

CURUP, rakyatbengkulu.com – Bayi malang berusia dua hari bernama Fitri, terlahir dengan kondisi tanpa dinding perut. Fitri sendiri lahir secara normal Selasa (17/5) pagi di rumahnya yang beralamat di Desa Air Pikat Kecamatan Bermani Ulu Kabupaten Rejang Lebong dari pasangan Arzon dan Hepi.

Setelah lahiran, bayi dan sang ibu langsung dirujuk ke RSUD Curup untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dijelaskan Arzon yang ditemui di RSUD Curup kemarin, mereka saat ini cukup kebingungan karena tidak memiliki biaya untuk merujuk sang anak ke Rumah Sakit (RS) Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Karena untuk biaya perawatan di RSUD Curup saja, saat ini mengandalkan Kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

BACA JUGA: Gara-gara Kuras Minyak Mobil, Rumah Satpam PLTA Tes Hangus

“Katanya anak saya harus dirujuk ke Palembang agar bisa dioperasi. Tapi kami tidak punya biaya saat ini,” ucap Arzon.

Sementara itu, Direktur RSUD Curup dr. Rheyco Victoria, Sp.An melalui Kabid Pelayanan yang dikonfirmasi dr. M. Galih Supanji, Sp.OG,  kasus ini merupakan yang kedua dalam kurun lima tahun belakangan di Kabupaten RL.

Kasus sebelumnya berhasil tertangani dengan dilakukan operasi.

Dalam kasus kelahiran bayi tanpa dinding perut ini, sambung Galih, sang bayi mengalami kelainan fisik yang dalam istilah medis kedokteran disebut gastrosschiziz. Meskipun dalam kondisi sehat, sang bayi harus segera mendapatkan penanganan khusus.

BACA JUGA: Pengamat Prediksi Nasdem Bakal Gabung Koalisi Indonesia Bersatu

Terlebih organ tubuh sang balita terburai karena kondisinya memang tidak memilik dinding perut.

“Sang bayi tidak memiliki dinding perut dan hanya dilapisi dengan kantong khusus. Kondisi ini harus segera mendapatkan penanganan khusus, karena jika tidak sang bayi rentan inveksi,’’ imbuh Galih. (dtk)

Berita Lainnya

Pohon Terbakar di Jalan P Natadirja, Nyaris Hanguskan Kabel PLN

Satu batang pohon terbakar di Jalan P Natadirja Kelurahan Jalan Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Rabu (22/6) pagi. Insiden ini nyaris menghanguskan kabel PLN.