Kamis , 7 Juli 2022
Home / KESEHATAN / Antisipasi Wabah PMK, Komisi III DPRD Kota Bengkulu Ajak Dispertan Pantau Hewan Ternak

Antisipasi Wabah PMK, Komisi III DPRD Kota Bengkulu Ajak Dispertan Pantau Hewan Ternak

Komisi 3 DPRD Kota Bengkulu turun ke lapangan memantau kondisi ternak sapi.

 

BENGKULU, rakyatbengkulu.com – Secara spontanitas, Anggota DPRD Kota Bengkulu, Dedy Yanto bersama Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bengkulu, Andriyansyah dan tim melakukan pemantauan di beberapa kandang ternak Sapi, dan pintu masuk ke Kota Bengkulu guna mengantisipasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Selasa (14/6).

Pantauan ke pintu masuk Kota Bengkulu yakni Sungai Hitam, Air Sebakul dan Betungan guna memastikan Dinas Pertanian dan Peternakan mensiagakan pengecekan hewan ternak yang dari luar masuk ke Kota Bengkulu.

Selain itu, juga rombongan ini meninjau langsung beberapa kadang hewan di Kota Bengkulu mengajak dan mengimbau masyarakat bisa aktif melihat gejala pada hewan ternak.

Serta, proaktif  memberikan laporan jika terjadi gejala aneh pada hewan ternak.

“Terkait merebaknya wabah PMK pada hewan ternak, pagi tadi saya koordinasi dengan Walikota dan Wakil Walikota dan Kadis Dispertan Kota.

Mengingatkan kadis agar ada monitoring dari petugas atau upaya lain untuk cegah PMK di kota” ungkap Dedy.

Disampaikan juga, dalam peninjauan ini rombangan ikut pula Balai Kesehatan dari lampung yakni PT Riner juga memonitoring dalam upaya Antisipasi Wabah PMK.

“Kita Juga apresiasi tim Dispertan tadi kita ke kandang ternak pak Edi di Sebakul, langsung mengecek kesehatan hewan ternak.

Selain itu juga, tadi ikut tim dari PT Riner juga memonitoring Kesehatan hewan, dan tidak ada kita temukan gejala,” Jelas Dedy.

Menurutnya, upaya yang harus dilakukan dalam pengetatan masuknya hewan ternak dari luar ke kota Bengkulu.

Ia juga menekankan, pengetatan diutamakan juga di rumah potong hewan.

Jika perlu, persyaratan surat izin atau kesehatan hewan ternak yang akan dijual di Pasar Hewan benar-benar sehat.

“Iya, tadi selain ke pintu masuk, cek tinjau kesehatan ternak oleh tim disperta kita juga memonitoring Rumah potong hewan, ini juga perlu di awasi kesehatan hewannya,” tegas Dedy. (gik/prw)

Berita Lainnya

Mantan Camat Muara Bangkahulu Dituntut 7 Tahun 6 Bulan

Terdakwa Asnawi yang merupakan mantan Camat Muara Bangkahulu, menjalani sidang dengan agenda tuntutan dalam perkara dugaan korupsi penjualan lahan Pemkot Bengkulu yang berada di Kelurahan Bentiring.

%d blogger menyukai ini: