Selasa , 27 September 2022
Home / News Update / Cerita Pilu Kayla (9): Sampai Meninggal pun, Tak Tahu Kabar Ayah dan Ibu

Cerita Pilu Kayla (9): Sampai Meninggal pun, Tak Tahu Kabar Ayah dan Ibu

sak tangis keluarga menyelimuti kepergian Kayla. Terutama neneknya yang sejak kecil merawat korban. foto: ILHAM/RBonline

 

SELUMA, rakyatbengkulu.com – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Kayla (9) dan Nindi (9) murid kelas 4 SD yang tewas tenggelam di Sungai Air Nelas.

Tepatnya, di bendungan air PDAM Tirta Dharma Desa Cahaya Negeri Kecamatan Suka Raja, Seluma, Jumat (17/6).

Kayla diketahui sejak berumur tiga bulan sudah dirawat oleh kakek dan neneknya di Desa Cahaya Negeri, lantaran kedua orangtuanya berpisah.

BACA JUGA: Dua Siswi SD di Seluma Tewas Tenggelam di Bendungan PDAM Air Nelas

Sang ayah, saat ini merantau ke Makassar dan Ibunya masih berada di salah satu daerah di Bengkulu.

Mirisnya, hingga korban meninggal dunia, tidak ada kabar dari sang ibu.

“Dia ini nasibnya kurang beruntung, tinggal dengan kami sejak umur tiga bulan.

Setelah bapak dan ibunya cerai. Dan posisi sekarang bapak dan ibunya tidak di rumah.

Bapaknya di Makasar dan ibunya informasinya di Bengkulu tapi tidak ada kabar,” cerita kakek Kayla, Ismail (55).

Korban seharusnya akan naik kelas 5 SD.

Namun nasibnya berkata lain, korban meninggal dunia bersama temannya Nindi (9) warga Dusun III Desa Cahaya Negeri.

Setelah bermain di Sungai Air Nelas, yang sejak 10 tahun terakhir tidak pernah terdengar warga tenggelam.

Kedua korban tak sendirian, mereka bersama rombongan enam anak seusianya sedang bermain di pinggir sungai menjelang salat Jumat sekitar pukul 12.00 WIB.

Kawasan sekitar, sedang sepi-sepinya dan warga sedang ibadah salat Jumat.

Korban tenggelam diketahui sekitar Pukul 13.00 WIB, setelah teman korban memanggil warga meminta pertolongan.

Kemudian, keluarga bersama masyarakat melakukan pencarian.

BACA JUGA: Penipuan CPNS, Oknum ASN Pemkab Bengkulu Selatan Diciduk

Sekitar 1 jam kemudian, tepatnya pukul 14.01 WIB ditemukan korban ditemukan tidak jauh dari lokasi pertama tenggelam.

Kedua korban, sudah tidak berhasil diselamatkan ditemukan sudah meninggal dunia.

Korban ditemukan, masih menggunakan pakaian lengkap.

 

Tak Ada Tanda

Namun sedihnya, sang kakek dan neneknya terakhir ketemu korban pagi hari saat korban hendak berangkat sekolah.

Siangnya saat kakek dan neneknya pulang ke rumah tidak bertemu dengan korban, lantaran korban sedang bermain ke rumah teman – temannya.

Tak berapa lama, datang kabar korban telah tenggelam di sungai.

“Kami tahu Kayla sudah tenggelam, biasanya ia main di sekitar rumah.

Terakhir ketemu pagi saat dia berangkat sekolah belum ketemu sampai kabar ini,” ungkapnya.

Menurut Ismail, sebelum kejadian tenggelam ini korban tidak ada firasat apapun.

BACA JUGA: Muncul Kasus PMK di Bengkulu Utara, Bagaimana Penanganannya?

Sebab sepulang sekolah, Kayla biasa bermain bersama teman – temannya yang lain.

“Tidak ada tanda – tanda apapun dan keseharian, seperti biasa anak-anak,” ujarnya.

Rumah korban tepat berada di sebelah Sungai Air Nelas dan bertetanggaan dengan korban Nindi.

Baca Selanjutnya>>>

Berita Lainnya

PS Persiman Seleksi Pemain Lokal, Jelang Liga 3

  MANNA, RAKYATBENGKULU.COM  – PS Persiman bersiap menuju liga 3 regional Provinsi Bengkulu. Seleksi pemain mulai …