Jumat , 2 Desember 2022
Home / Bengkulu Raya / Bengkulu Utara / Muncul Kasus PMK di Bengkulu Utara, Bagaimana Penanganannya?

Muncul Kasus PMK di Bengkulu Utara, Bagaimana Penanganannya?

ilustrasi

 

Satu Sapi Dipotong, 75 Lainnya Rentan Tertular

ARGA MAKMUR, rakyatbengkulu.com – Menjelang Idul Adha Juli mendatang, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi didapati di Bengkulu Utara (BU).

Satu sapi dinyatakan positif PMK dan sudah dilakukan pemotongan, oleh pemiliknya atas pemantauan dokter hewan.

Selain itu, ada 75 sapi yang juga rawan terjangkit.

Sapi – sapi itu sebelumnya berinteraksi dengan sapi yang terjangkit.

BACA JUGA: PMK Masuk Bengkulu, Gubernur: Tutup Akses Lalu Lintas Ternak

Bahkan ada satu sapi yang saat ini dibuatkan kandang terpisah dan dipantau oleh dokter, lantaran satu kandang dengan sapi yang dinyatakan positif PMK.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (TPHP) BU, Barus menuturkan, pemotongan sapi yang terpapar PMK sesuai anjuran dokter hewan.

Hal ini untuk menghindari sapi benar-benar mati, atau pun menularkan PMK ke sapi lainnya.

“Telah dilakukan pemotongan oleh pemiliknya,” kata Barus.

Sekali pun sapi positif PMK, dagingnya tetap layak dikonsumsi manusia.

Hanya saja harus dihindari mengkonsumsi bagian kaki dan mulut, yang memang menjadi sarang penyakit tersebut.

“Jika sapi terjangkit PMK tidak dipotong, penyakit akan meluas, menular ke sapi lainnya. Selain itu penyakit ini bisa membuat sapi mati,” jelas Barus.

Saat ini selain ada 1 sapi yang satu kandang dan lagi dicek oleh dokter hewan, 75 sapi lainnya kini dalam pengawasan.

Barus berharap peternak mengantisipasi penularan PMK.

Adapun sapi yang dipotong paksa karena terjangkit PMK, sapi jantan yang memang berasal dari BU, bukan sapi yang dibeli dari luar.

BACA JUGA: Soal SK PPPK, DPRD Panggil BKPSDM

“Sapi lokal BU, bukan yang baru dibeli dari luar,” ujarnya.

Dinas TPHP BU saat ini memperluas pengecekan ternak sapi, terutama di kecamatan dan desa yang didekat munculnya kasus PMK.

Terutama sapi – sapi yang memang berpotensi akan dijual menjelang Idul Adha mendatang. (qia)

Simak Video Berita 

Berita Lainnya

Perketat IMB, Antisipasi Dampak Bencana

TUBEI, rakyatbengkulu.com – Tingginya potensi bencana di Kabupaten Lebong tidak bisa dihindari mengingat kontur dan …