Jumat , 2 Desember 2022
Home / Bengkulu Raya / Seluma / 67 Persen Temuan BPK Sudah Ditindaklanjuti

67 Persen Temuan BPK Sudah Ditindaklanjuti

Rapat paripurna tentang jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi – fraksi DPRD, (20/6). foto:dok rb

 

 

SELUMA, rakyatbengkulu.com –  Bupati Seluma Erwin Octavian, SE mengklaim tindaklanjut temuan LHP BPK RI perwakilan Bengkulu terhadap APBD TA 2021 sudah mencapai 67 persen. Ini disampaikannnya pada rapat paripurna DPRD Seluma dengan agenda mendengar jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi – fraksi DPRD tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2021, (20/6).

“Progres tindak lanjut temuan BPK RI tahun 2021 dan lima tahun terakhir sudah mencapai 67 persen. Pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dan monitoring hasil temuan BPK RI tersebut,” sampai Erwin.

Terhadap pandangan umum Fraksi Pembangunan Sejahtera terkait proyek multiyears yang terbengkalai agar diperhatikan kembali dalam pengembangan pusat perkotaan Kabupaten Seluma, bupati menyampaikan akan melakukan evaluasi.

BACA JUGA: Temuan BPK di BPBD Kepahiang Rp 1,4 M, Ditenggat Kelar 11 Juli

“Pemerintah Kabupaten Seluma akan mengevaluasi proyek multiyears yang telah dirancang untuk pengembangan wilayah perkotaan,” kata Erwin.

Kemudian yang menjadi sorotan fraksi DPRD pada saat ini adalah sembilan bahan pokok (Sembako) yang merangkak naik. Ini akan menjadi bahan pikiran pemerintah daerah untuk mencari solusi mengatasi persoalan tersebut.

“Salah satu solusi akan mengadakan pasar murah agar dapat menjangkau daya beli masyarakat,” terangnya.

BACA JUGA: Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam TPU Sawah Lebar

 

Pasar Sembayat

Sementara itu, terkait keinginan masyarakat adanya pasar harian yang strategis, maka pemerintah daerah mulai meramaikan Pasar Sembayat dengan melaksanakan apel di pasar dengan meminta ASN belanja minimal Rp 10 ribu/orang.

Kemudian adanya rencana pemerintah pusat melakukan penghapusan honorer maka pemerintah daerah akan berkoordinasi ke pusat untuk menjadi honorer menjadi PPPK.

“Pemerintah daerah sedang mengusulkan kuota PPPK tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian. Untuk honorer seperti pengemudi, tenaga kebersihan dan jaga malam akan dipihak ketiga,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Seluma Nofi Eryan Andesca, S.Sos menyampaikan, agenda selanjutnya adalah pembahasan di tingkat Banggar, 23-24 Juni. Diharapkan semua anggota DPRD Seluma bisa fokus dalam pembahasan kedepan.

“Kami minta anggota DPRD Seluma untuk fokus pembahasan LKPJ bupati tahun 2021 ke depan,” sampainya. (juu)

Simak Video Berita 

Berita Lainnya

Pos TNI AL di Pasar Seluma Naik Kelas

SELUMA – Komandan Lanal Bengkulu Letkol. Laut (P) Nyoman Gede Pradnyana Ari Setiabudi melaksanakan kunjung …