Selasa , 4 Oktober 2022
Home / Hukum & kriminal / Pencabul Murid SD Dituntut 14 Tahun

Pencabul Murid SD Dituntut 14 Tahun

ilustrasi tindak asusila

 

 

MUKOMUKO, rakyatbengkulu.com – Ma, pria duda yang sudah paruh baya yang menjadi terdakwa pencabulan terjadap pelajar SD, dituntut 14 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Mukomuko.

Selain itu, Ma juga dituntut dijatuhi hukuman denda sebesar Rp 100 juta, dengan subsidair kurungan badan selama tiga bulan.

Informasi ini dibenarkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Mukomuko, Mooris M. Sihombing, SH, MH melalui Humas, Yuniza Rahma Pertiwi, SH. “Perkara dengan nomor 11/Pid.Sus/2022/PN Mkm, sudah agendanya tuntutan penuntut umum. Dan tuntutannya, pidana penjara 14 tahun dan denda Rp 100 juta dengan subsidair 3 bulan penjara,” kata Rahma.

BACA JUGA: Penjaga Sekolah Cabuli Murid SD 

Menurut JPU, Ma terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan kekerasan atau ancaman, memaksa anak dibawah umur, melakukan persetubuhan dengannya.

Perbuatan itu sesuai dengan Pasal 81 Ayat 1 UndangUndang (UU) Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi UU juncto Pasal 76 D UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

“Sidang masih berlanjut dengan agenda pembacaan dan penyerahan pledoi dari penasehat hukum terdakwa,” tutup Rahma. Untuk diketahui, Ma ditangkap polisi pada Oktober 2021 karena dilaporkan telah mencabuli cucunya yang masih pelajar SD sebanyak dua kali.

 

Di Seluma

Sementara itu, di Seluma, tersangka pencabulan anak, SU (62) yang merupakan penjaga salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Air Periukan saat ini bekas perka akan segera dilimpahkan ke JPU Kejari Seluma.

BACA JUGA: Di Warung, Bocah SD Dicabuli

“Berkas pelimpahan sudah kami sampaikan tapi kamarin sempat P19 namun kami kirim kembali ke JPU,” Kapolres Seluma Kapolres Seluma AKBP. Darmawan Dwiharyanto, S.IK melalui Kapolsek Sukaraja, Iptu Prengki Sirait, SH dan Kanit Reskrim Ipda Ikral Noventri, S.IP.

Ia menjelaskan, Di keterangan korban, jika aksi asusila yang dilakukan oleh pelaku ternyata tak hanya dilakukan satu kali saja. Melainkan, sebelumnya tersangka juga pernah melakukan aksi pelecehan terhadap korban.

Hanya saja saat itu korban tak berani untuk memberitahu aksi yang telah dilakukan pelaku kepada orang tuanya. Diketahui, korban dicabuli tersangka pada Selasa (17/5) sekitar pukul 11.00 WIB di ruangan kelas saat semua siswa telah pulang. (hue/juu)

Simak Video Berita 

Berita Lainnya

PS Persiman Seleksi Pemain Lokal, Jelang Liga 3

  MANNA, RAKYATBENGKULU.COM  – PS Persiman bersiap menuju liga 3 regional Provinsi Bengkulu. Seleksi pemain mulai …

%d blogger menyukai ini: