Jumat , 3 Februari 2023
Home / Bengkulu Raya / Bengkulu Utara / BPD dan Pendamping Kuatkan Dugaan Korupsi

BPD dan Pendamping Kuatkan Dugaan Korupsi

ARGA MAKMUR, rakyatbengkulu.com – Sidang kasus dugaan korupsi Dana Desa Jabi, Kecamatan Napal Putih Bengkulu Utara (BU) kemarin kembali dilanjutkan.

Agenda persidangan kemarin masih dengan agenda pembuktian dengan menghadirkan saksi-saksi. Saksi yang dihadirkan kemarin merupakan Anggota dan Ketua BPD, Inspektorat dan Pendamping Desa.

Ketiganya sama-sama bertugas melakukan pengawasan atas pelaksanaan DD Jabi tahun 2021 yang tengah dibuktikan oleh JPU di persidangan.

Kajari BU Pradhana Probo S, SE, SH, MH Melalui Kasi Intel Denny Agustian, SH, MH mengatakan keterangan tiga saksi yang dihadirkan JPU kemarin untuk membuktikan dakwaan yang sudah dibacakan.

BACA JUGA: Nelayan Temukan Kerangka Paus Biru

Diantaranya membuktikan jika terjadi tindak pidana korupsi dan terdakwa adalah orang yang diduga bertanggungjawab dan melakukan tindak pidana korupsi.

“Keterangan tiga saksi kemarin menguatkan dakwaan kita. Dan memang dalam keterangan saksi ini menguatkan jika memang tersangka ini banyak berperan dalam pelaksanaan DD terutama dalam hal berbelanja dan memegang anggaran,’ jelasnya.

Saksi yang akan dihadirkan JPU dalam pembuktian tidak terlalu banyak. Dalam persidangan berikutnya JPU akan menghadirkan ahli diantaranya auditor dan ahli konstruksi yang memang sudah diikutsertakan dalam penyidikan.

“Ahli yang akan kita hadirkan di persidangan nantinya akan menjelaskan sesuai dengan bidang keilmuannya yang memang berdasarkan perkara ini.

BACA JUGA: Keluhkan Tak Ada Tempat Sampah

Karena untuk melakukan audit kita menggunakan Inspektorat, sedangkan terkaitf isik kita menggunakan ahli untuk memastikan terjadinya kekurangan fisik,” ujar Denny.

Dari persidangan yang sudah berjalan, ia menilai belum ada fakta baru yang ditemukan penuntut yang bisa mengarah ke tersangka lain atau pengembangan penyidikan.

Namun ia tak menutup kemungkinan jika nantinya dalam tahapan saksi yang meringankan atau saksi A De Charge dari terdakwa.

“Jika memang nanti tersngka mengajukan saksi yang meringankan atau saat pemeriksaan terdakwa ada fakta baru. Maka kita akan tetap melakukan penelusuran,” pungkas Denny. (qia)

Berita Lainnya

Perketat IMB, Antisipasi Dampak Bencana

TUBEI, rakyatbengkulu.com – Tingginya potensi bencana di Kabupaten Lebong tidak bisa dihindari mengingat kontur dan …