Jumat , 3 Februari 2023
Home / Bengkulu Raya / Bengkulu Utara / JPU Siapkan Tuntutan

JPU Siapkan Tuntutan

Persidangan kasus korupsi Dana Desa Jabi, Kecamatan Napal Putih di Pengadilan Tipikor Bengkulu.

ARGA MAKMUR, RAKYATBENGKULU.COM – Persidangan kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Jabi, Kecamatan Napal Putih di Pengadilan Tipikor Bengkulu kembali digelar, kemarin. Terdakwa kades non aktif, Ferdinal hadir secara daring dalam persidangan.

Persidangan kemarin menggelar tiga agenda sekaligus, yakni pemeriksaan saksi ahli dari JPU, pemeriksaan terdakwa sekaligus menghadirkan saksi yang meringankan dari terdakwa. Saksi yang meringankan yang dihadirikan oleh terdakwa kemarin yakni salah satu anggota BPD.

Setelah saksi meringankan diperiksa, agenda sidang langsung menggelar agenda pemeriksaan terdakwa. Setelah persidangan ditutup, akan dilanjutkan Selasa depan dengan agenda pembacaan tuntutan dari JPU.

Kajari BU Pradhana Probo S, SE, SH, MH melalui Kasi Intel Denny Agustian, SH, MH mengatakan JPU siap menuntut terdakwa pekan depan. JPU merasa dalam pembuktian hingga pemeriksaan terdakwa, sudah membuktikan sesuai fakta persidangan telah terjadi tindak pidana korupsi.

“Dalam persidangan kita membuktikan bahwa terdakwa yang menyebabkan kerugian negara tersebut, dan terdakwa yang bertanggungjawab hingga terjadinya tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Meksipun belum bisa memastikan tuntutan yang akan disampaikan. Namun Denny tidak membantah tuntutan yang akan disampaikan bukan hanya tuntutan hukuman badan atau penjara. JPU juga akan menuntut hukuman pidana denda dan hukuman uang pengganti.

“Untuk kasus korupsi kita selalu menuntut untuk diberikan hukuman uang pengganti sesuai besaran kerugian negara dan hukuman pidana denda,” tegasnya.

Terkait besaran hukuman badan atau penjara yang akan dituntut pada terdakwa, menurutnya, akan ditentukan oleh JPU. Saat ini, terdakwa sudah melakukan pengembalian uang kas Silpa desa maupun menitipkan uang ke JPU dengan total Rp 413 juta yang sesuai dengan kerugian negara.

“Jika memang nantinya dalam putusan disetujui adanya uang pengganti, maka uang tersebut akan disetorkan sebagai uang pengganti. Sedangkan untuk denda nanti menunggu keputusan majelis hakim,” pungkas Denny.
(qia)

Berita Lainnya

Perketat IMB, Antisipasi Dampak Bencana

TUBEI, rakyatbengkulu.com – Tingginya potensi bencana di Kabupaten Lebong tidak bisa dihindari mengingat kontur dan …